Kerajian bahan lunak
Pada mata pelajaran PRAKARYA kali ini kita akan mempelajari Kerajinan Bahan Lunak.
Apa itu bahan lunak dan apa saja contohnya? Yuk klik tombol di bawah untuk mengetahuinya! :)
Pengertian bahan lunak
Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan
bahan dasar yang bersifat lunak yaitu lentur, lembut, empuk, dan mudah
dibentuk.
Kerajinan Bahan Lunak terdiri dari Bahan Lunak Alam dan Bahan Lunak Buatan. Beragam benda kerajinan dari bahan lunak alam dan buatan dapat diciptakan dan dibuat berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa tanah liat, getah, playdought, kertas, karton, polimer clay, plastisin, parafin, plastik, gips, semen, fiberglass, sabun, karet, lilin, spon, dan kulit. Teknik yang digunakan juga sangat bervariasi, di antaranya bisa berupa teknik menggunting, mengecor, menempel, melipat, mencetak, memahat, dan juga membentuk. Semua disesuaikan dengan desain
dan jenis bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda.

Jenis-Jenis Kerajinan
Bahan Lunak
Kerajinan bahan lunak digolongkan menjadi dua yaitu, bahan lunak alam dan bahan lunak buatan. Klik tombol dibawah untuk mengetahui lebih lanjut.
Bahan Lunak Alam
Bahan lunak alam adalah bahan yang berasal dari tumbuhan dan
hewan atau lapisan bumi yang bersifat lunak.
1.Tanah Liat
Tanah liat memiliki warna yang beragam, tetapi semuanya merupakan warna natural tanah, yaitu cokelat. Ada yang berwarna cokelat muda, tua atau cokelat keabu-abuan, serta cokelat keputihan. Setiap warna bergantung pada kandungan dari masing-masing tanah tersebut. Tanah yang mengandung kaolin lebih banyak akan berwarna lebih putih, stonewarelebih kehitam/keabu-abuan, sedangkan earthenwarelebih terlihat cokelat kemerahan.


Berikut ini beberapa contoh kerajinan keramik yang menjadi raja craft di setiap event pameran art and craft:

Sementara proses pembuatan kerajinan keramik diantaranya :
~ Teknik Pijit Tekan (pinch)
~ Tenik Pilin (coil)
~ Teknik Lempengan (slab)
~ Teknik Cetak
~ Teknik Putar
2.Kulit
Kulit berasal dari kulit hewan yang sudah tersamak sehingga mudah dibentuk. Kulit ada yang berwarna hitam, putih, cokelat ataupun krem, sesuai dengan hewan yang dikuliti. Kulit alami jika terbakar akan berbau sate. Kulit tidak tahan air, jika terkena air akan merusak struktur kulit.
Pada zaman dahulu telah dikenal kerajinan berbahan dasar kulit yaitu wayang. Tahukah kamu kerajinan wayang? Menurut pengertiannya
wayang berarti bayangan. Wayang kulit merupakan warisan budaya dari nenek moyang kita yang memiliki nilai sangat tinggi. Oleh sebab itu,
UNESCO telah menetapkan sebagai warisan bangsa terhadap wayang kulit pada Indonesia.
Alat yang digunakan untuk membuat kerajinan kulit adalah pahat khusus kulit, plong (pembolong kulit), mesin jahit, gunting, dan jarum jahit untuk kulit.

Berikut ini beberapa contoh kerajinan kulit :

3.Getah Nyatu
Getah nyatu merupakan getah dari pohon nyatu yang berwarna putih. Warnanya yang putih memudahkan untuk diberi warna warni. Warna yang digunakan berasal dari pewarna alam sehinga warnanya pun natural tidak secemerlang warna buatan. Jika ingin dibentuk, getah harus dimasak terlebih dahulu agar
lunak dan elastis. Jika dipanaskan akan melunak, tetapi lama kelamaan akan mengeras.
Bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan kerajinan getah nyatu yaitu getah nyatu, air panas yang selalu dalam rebusan, air dingin, dan pewarna alam dari tumbuhan atau pewarna sintetis.

Sementara alat yang digunakan untuk membuat kerajinan getah nyatu yaitu botol atau rol sebagai penggiling, papan sebagai alas, gunting, kuas, dan sendok.

Gambar dibawah adalah contoh kerajinan getah nyatu.

4.Flour Clay
Flour clay berasal dari adonan tepung yang dilumat hingga kalis dan mudah dibentuk. Flour clay juga dicampur dengan air. Kerajinan dari flour clay tidak tahan air, karena jika terkena air akan mudah rusak. Pewarnaan flour clay dapat dilakukan dengan pewarna makanan atau sintetis agar muncul warna-warna yang cemerlang.
Flour clay adalah sejenis bahan tepung yang dibuat menjadi adonan. Adonan dibuat sedemikian rupa hingga kalis dan lunak sehingga mudah dibentuk. Adonan tepung semacam ini disebut juga dengan playdought.
Bahan yang digunakan untuk pembuatan kerajinan flour clay yaitu tepung terigu, tepung sagu, tepung tapioka, lem putih, pewarna makanan/cat poster/akrilik, dan semprot clear.
Alat pembuatan kerajinan flour clay merupakan alat sederhana yang ada di rumah, di antaranya baskom, mangkuk, sendok, spatula, gelas ukur, plastik, tripleks, dan waslap.

Berikut ini beberapa contoh kerajinan bahan flour clay:

Proses pembuatan kerajinan flour clay sama mudahnya dengan kerajinan tanah liat. Namun, karena warnanya yang sudah terlihat menawan, pembuat karya harus memadukan warna-warna dengan
bentuk yang akan dibuat sehingga memunculkan keharmonisan.

Bahan Lunak Buatan
Bahan lunak buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari bahan kimia dan paduannya, bukan asli dari alam dengan maksud mendapatkan efek duplikasi bahan alam dan bersifat lunak.
1.Polymer Clay & Plastisin
Polymer clay dan plastisin memiliki ciri-ciri yang serupa, memiliki aneka warna yang cerah, dan bertekstur padat lunak.Yang membedakan hanya pada polymer claytidak mengandung minyak, sedangkan plastisin mengandung minyak. Pada saat pengeringan, polymer claydapat mengeras, sedangkan plastisin tetap seperti semula
Bahan pembuatan kerajinan polymer clay adalah polymer claywarna warni siap pakai, benda pendukung lainnya yang dapat dihias dengan polymer clay, seperti kotak pensil, wadah serbaguna, dan bingkai foto.

Alat yang digunakan untuk pembuatan kerajinan polymer clay yaitu cukil, alat cetak dorong, alat cetak tekan, dan alat cetak potong

Berikut contoh produk kerajinan dari bahan polymer clay:

2. Lilin
Lilin merupakan sumber penerangan yang terdiri atas sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Menurut sejarah, sebelum abad ke-19, bahan bakar yang terkandung di dalam lilin adalah lemak sapi yang banyak mengandung asam stearat. Sekarang yang biasanya digunakan adalah parafin. Semakin menyebarnya penerangan listrik, membuat lilin lebih banyak digunakan untuk keperluan lain, misalnya dalam upacara agama, perayaan ulang tahun, dan pewangi ruangan.
Keselamatan kerja perlu kamu perhatikan, karena lilin merupakan benda yang dapat dibentuk dalam keadaan panas. Jika kita akan merubah bentuknya menjadi benda kerajinan yang unik, tentunya perlu dicairkan dengan proses pemanasan di atas kompor.
Alat yang digunakan dalam pembuatan kerajinan lilin yaitu cetakan, kompor, panci, wadah/loyang aluminium, pengaduk, dan pewarna lilin (dapat pula digunakan krayon). Celemek digunakan agar lilin tidak mengotori pakaian.
Bahan utama dari kerajinan lilin yaitu lilin lebah, lilin batang, parafin, plastisin, silikon, serta katalis untuk cetakan.

Alat yang digunakan untuk pembuatan kerajinan lilin yaitu cetakan yang sudah siap pakai, panci, kompor, pengaduk, dan sendok.

Pembuatan lilin sederhana saja, kamu dapat memanaskan lilin dan parafin di atas panci. Setelah cair, lilin dapat diberi pewarna bubuk/cair atau dapat pula menggunakan krayon sisa. Krayon dapat digunakan karena mengandung minyak. Siapkan cetakan di atas gelas, kulit telur atau wadah/loyang kue, jika ada silikon lebih baik. Cara membuat silikon adalah dengan membuat modelnya terlebih dahulu menggunakan gips, plastisin, atau tanah liat. Kemudian buat kotaknya, silikon disiram sebatas kotak, jika sudah kering dapat dicopot dari modelnya. Silikon dapat digunakan untuk mencetak lilin hias.

3. Fiberglass
Fiberglass adalah serat
gelas berupa kaca cair yang ditarik menjadi serat tipis. Serat ini dapat dipintal menjadi benang atau ditenun menjadi kain, kondisi sudah siap pakai, yang kemudian diresapi dengan resin sehingga menjadi bahan yang kuat dan
tahan korosi.
Bahan pembuatan fiberglass terdiri atas resin, katalis, matt fiber, cat, dan silikon resin sebagai alat cetak


Alat pembuatan kerajinan dari fiberglass yang digunakan yaitu sendok, wadah mangkuk, cetakan silikon, dan gunting.

Produk kerajinan fiberglass banyak diminati masyarakat, terutama
untuk kerajinan hiasan atau bentuk souvenir. Fiberglass memiliki sifat kuat dan tahan lama, juga karakter warnanya yang bening menjadikan kerajinan ini dapat dibuat menyerupai air atau kaca.

Pembuatan kerajinan fiberglass tidak membutuhkan waktu yang lama, jika sudah dipersiapkan cetakannya. Cetakan untuk kerajinan fiberglass juga terbuat dari silikon. Cetakan silikon dibuat terlebih dahulu agar fiberglassdapat dibuat lebih cepat untuk hasil yang lebih banyak. Pembuatan cetakan silikon sama dengan pembuatan cetakan silikon untuk kerajinan lilin. Setelah cetakan silikon sudah siap, barulah kita memulai langkah pembuatan kerajinan berbahan fiberglass.

4. Gips
Kerajinan dari gips banyak diminati orang karena pembuatannya
terbilang mudah. Namun, kita perlu terlebih dahulu membuat cetakannya. Bahan gips merupakan bentuk bubuk, sehingga prosesnya
harus dicairkan dahulu. Jika ingin terbentuk seperti yang diinginkan
harus dibuat cetakan terlebih dahulu.
Bahan pembuatan kerajinan gips yaitu bubuk gips, plastisin atau silikon, dan cat akrilik.

Alat pembuatan kerajinan gips merupakan alat yang sederhana
dan mudah didapatkan di rumah, seperti mangkuk/gelas, pengaduk/
sendok, cetakan plastisin, dan kaus.

Produk kerajinan gips dibuat pengrajin untuk berbagai kerajinan
yang dijadikan hiasan. Hiasan dapat berbentuk patung, boneka,
atau flora dan fauna.

Proses pembuatan kerajinan Gips adalah sebagai berikut:

5. Sabun
Pengertian Kemasan
Kemasan merupakan wadah sebuah produk kerajinan yang dapat
melindungi produk, memudahkan penggunaan produk, memperindah
penampilan produk, dan meningkatkan nilai jual sebuah produk.
